Page Title

Dukungan Kepada Saṅgha

Dukungan Kepada Saṅgha

CARA BERDANA KEBUTUHAN BHIKKHU

Kebutuhan Bhikkhu yang diizinkan

Bhikkhu Saṅgha Theravāda hanya bisa menerima persembahan dana kebutuhan yang diizinkan ( seperti jubah, makanan dan minuman, obat-obatan, dan keperluan sehari-hari ). Para Bhikkhu tidak diizinkan menerima dan memiliki uang dalam bentuk apapun juga ( seperti dalam bentuk uang kertas, “ang pao”, cek, kartu kredit, dan lain-lain ). Jika seorang Bhikkhu menerima persembahan dana dalam bentuk uang, maka Bhikkhu tersebut telah melanggar aturan vinaya kebhikkhuan. Umat juga tidak seharusnya mempersembahkan dana yang kurang pantas seperti rokok, minuman keras, daging yang tidak diizinkan, kosmetika, senjata, emas, perak, dan batu mulia lainnya.

Bagaimana cara berdana kebutuhan Bhikkhu yang diizinkan ?

Para Bhikkhu tidak bisa meminta kebutuhan apapun dari seorang umat perumah tangga ( kecuali saudara kandung/sedarah ) yang belum mengajukan undangan untuk persembahan dana kebutuhan kepada Bhikkhu ( kecuali seorang Bhikkhu yang sedang menderita sakit, maka Bhikkhu tersebut bisa meminta persembahan dana obat-obatan ). Jika seorang umat berkeinginan kuat untuk melakukan persembahan dana tetapi tidak bisa memastikan apa yang dibutuhkan oleh Bhikkhu, maka dia bisa mengundang Bhikkhu dan menanyakan apakah Bhikkhu tersebut membutuhkan sesuatu yang diizinkan.

Atau dengan cara lain, umat tersebut bisa meminta bantuan dari seorang kappiya Bhikkhu ( pembantu Bhikkhu ). Dikarenakan seorang kappiya mengetahui lebih jelas apa saja yang dibutuhkan oleh seorang Bhikkhu, maka dari itu si pendana bisa meminta bantuan kappiya untuk mengatur ( = membeli ) kebutuhan yang diizinkan untuk didanakan kepada Bhikkhu. Setelah si pendana memberikan sejumlah uang kepada kappiya, maka dia bisa menyampaikan undangan secara lisan maupun tulisan kepada Bhikkhu sebagai berikut ini :


( Versi English )

“Sayadaw/Bhante,

I/We wish to offer bhante allowable requisites to the value of Rp.xxx. If you need any allowable requisites, please request them from your kappiya ….. ( kappiya’s name ). “

( Versi Indonesia )

“Sayadaw/Bhante,

Saya/kami ingin berdana kebutuhan Bhante yang diizinkan yang setara dengan nilai Rp. xxx. Jika Bhante memerlukan kebutuhan yang diizinkan tersebut, mohon bisa meminta dari kappiya Bhante …… ( nama kappiya Bhante ).”


Catatan : Jika anda mengetahui nama kappiya Bhikkhu ( kappiyakāraka ), maka mohon menyebutkan nama kappiya tersebut. Jika anda tidak mengetahui siapa kappiya Bhikkhu tersebut, maka mohon bertanya terlebih dahulu kepada Bhikkhu : “Siapa nama kappiya Bhante ? ” dan kemudian menyebutkan nama kappiya tersebut saat menyampaikan undangan kepada Bhikkhu. ( Bhikkhu harus menjawab nama dari kappiya nya saja, dan tidak boleh menyebutkan ” diberikan kepada siapa ” ).

Apabila si pendana dan kappiya gagal dalam menyampaikan undangan kepada Bhikkhu, maka Bhikkhu tidak dibenarkan meminta kebutuhan apapun meskipun dia membutuhkannya. Dengan kondisi seperti ini, baik Bhikkhu maupun si pendana tidak mendapatkan manfaat apa-apa dari pengaturan tersebut.

Pengumuman


Statistik Pengunjung


  • Hari ini 15
  • Kemarin 33
  • Minggu ini 216
  • Bulan ini 860
  • Sepanjang waktu 8,773